Di penghujung tahun 2025, Pimpinan Wilayah JQH NU Provinsi Jawa Tengah menyelenggarakan rapat koordinasi bertempat di ruang rapat Kantor Dinas Sosial Provinsi Jawa Tengah. Kegiatan ini berlangsung Jumat, 19 Desember 2025 mulai jam 13.30 hingga 16.00. Rapat dihadiri Rois Majlis Ilmi, Katib dan Wakil Katib, Ketua Umum, Wakil Ketua, Sekretaris Umum, sejumlah pengurus bidang, serta Bendahara 1 sekaligus tuan rumah KH Drs. Imam Masykur, MSi yang juga menjabat Kepala Dinas Sosial Jateng.
Dalam sambutannya, kiai Imam menyampaikan terima kasih kehadiran para Kiai piimpinan wilayah JQH NU di kantor yang dipimpinnya serta berharap doa dan keberkahan bagi jajaran Dinas Sosial Pemprov Jawa Tengah dalam menjalankan tugasnya, terutama di bulan- bulan akhir tahun 2025 yang banyak terjadi bencana di Jawa Tengah maupun Indonesia. Kiai Imam juga memaparkan tugas dan fungsi kantor dinas sosial dalam melayani masyarakat, termasuk kantornya yang tidak pernah sepi melayani masyarakat yang membutuhkan setiap hari. Kiai Imam juga mengingatkan agenda kerja JQH NU Jateng mendekati bulan suci Ramadhan, persiapan menyambut konfrensi wilayah (Konferwil) organisasi ini, serta kegiatan MTQ Nasional 2026 yang akan diselenggarakan di Jawa Tengah.
Rapat diawali pembacaan al Asmaul Husna tiga kali oleh Rois Majlis Ilmi Drs. KH Amdjad, B.Sc., M.Pd Alhafizh. Kemudian doa dilantunkan dipimpin wakil ketua 1 KH Ahmad Baduhun pengasuh Pesantren al Quran Miftahul Huda Kaliwungu dan Ketua Bidang Pengembangan Pesantren dan Madin KH Hasyim Sila, pengasuh Pesantren al Quran Zhilalul Quran Batealit Jepara. Acara dipandu oleh Sekretaris Umum Dr. H. Andi Purwono, SIP, M.Si yang menyampaikan terima kasih kepada tuan rumah dan turut mangayubagyo kepada Yai Imam yang di tengah kesibukan pelayanannya telah menyelesaikan ujian tertutup pendidikan doktoralnya sembari menunggu jadwal ujian terbuka promosi doktornya.
Ketua Umum Prof. Dr. KH Ali Imron Hasan, Mag menyampaikan sambutan berisi ucapan terima kasih kepada tuan rumah sekaligus memimpin rapat. Ketua umum menyampaikan informasi strategis terkait Kongres PP JQH NU yang masih menunggu jadwal dari PBNU, kemudian persiapan Harlah NU oleh PWNU Jateng di awal Februari Semarang, Blora, Batang. Pimpinan Wilayah JQH NU mendapatkan tugas kegiatan istighotsah dan ziarah pendiri NU.
Agenda ketiga adalah persiapan konferwil meliputi laporan progress LPJ oleh sekretaris umum serta ancangan kebutuhan konferwil. Semua peserta rapat kemudian memnberi masukan- masukanterhadap persiapan rapat. Kepanitiaan konferwil terbentuk diketuai Dr. KH Choeroni, M.Ag Alhafizh, Gus Hamid Sakti Wibowo, SQ, bendahara Yai Imam Masykur, serta beberapa bidang penting yang disisi antara lain KH NIamulloh dan KH Dr. Nanang Nurcholis Alhafizh serta KH Drs. Asnawi, M.Ag.
Rapat diakhiri dengan hamdalah dan sesi foto bersama. Kemudian para Kiai berkenan meninjau ruang kerja Yai Imam dan memanjatkan doa. Semoga JQH NU semakin berkibar berkontribusi nyata di tahun 2026 dalam pembinaan al Quran serta peningkatan MTQ Jawa Tengah di MTQ Nasional 2026 yang akan berlangsung di Jawa Tengah.
Sebagai bagian dari anak bangsa, para penghafal al Quran (huffazh), pembaca (qurraa), ahli tafsir (mufassir), ahli kaligrafi, dan para pecinta al Quran yang bernaung di dalam organisasi Jam’iyyatul Qurraa’ wal Huffazh Nahdlatul Ulama (JQH NU) memang terus berusaha berpartisipasi dalam berbagai proses pembangunan bangsa. Organisasi ini didirikan pada tanggal 12 Rabi’ul Awal 1371 bertepatan tanggaL 15 Januari 1951 oleh salah satu founding fathers bangsa yaitu K.H. Abdul Wahid Hasyim. Tugas dan tanggung jawab JQH NU terutama adalah mengawal kesucian dan keagungan Al- Quran, selain juga mampu meningkatkan kualitas pendidikan, membangun dan dakwah Al-Quran, dan terpeliharanya persatuan para qari dan qariah, hafizh-hafizhah, para mufassir, ahli ulumul Qur’an serta para pencinta dan penggerak dakwah Al-Quran dengan tetap berpegang teguh pada madzhab Ahlussunnah Wal Jamaah.
JQH NU berupaya turut berkiprah dalam mensukseskan berbagai program pemerintah termasuk Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ). Sebagai bagian dari pemangku kepentingan di bidang pengembangan tilawatil Qur’an, para pengurus dan anggota JQH NU Jawa Tengah telah berpartisipasi dalam MTQ melalui pembinaan kader, pelatihan dewan hakim, menjadi hakim MTQ di berbagai tingkatan lomba. JQH NU Jawa Tengah juga turut berupaya meningkatkan prestasi Jawa Tengah, termasuk dalam MTQ Nasional tahun 2026 yang akan diselenggarakan di provinsi tercinta ini. (AP)