081225617934
PERKUAT DAKWAH AL QURAN DI WONOGIRI: Konfercab JQH Nu Wonogiri

PERKUAT DAKWAH AL QURAN DI WONOGIRI: Konfercab JQH Nu Wonogiri

Pimpinan Cabang JQH NU Kabupaten Wonogiri menggelar Konferensi cabang (KOnfercab) pada hari Ahad 14 Juni 2026. Kegiatan dilaksanakan di Pondok Pesantren Al Amanah Pandeyan Jatisrono Wonogiri. Konfercab dihadiri 70-an lebih pengurus dan anggota JQH NU dari pimpinan cabang dan anak cabang serta pejabat terkait. Kegiatan diawali jam 07.00 dengan khataman al Quran, doa khotmil Quran dan tahlil.

Hadir mewakili Bupati Wonogiri, Camat Jatisrono dan Kepala Kantor Kementerian Agama Wonogiri. Dalam sambutannya Pak Camat Danang Sugiatmoko, S.ST, MM mengingatkan stigma masa lalu Wonogiri yang abangan. Namun kehadiran para huffazh dan qurra telah mampu membawa perubahan dan kesejukan berarti.

Kepala Kantor Kementerian Agama H. Haryadi, S.Ag, M.Si menyampaikan selamat dan apresiasi atas penyelenggaraan konferensi cabang. Kakankemenag juga menyampaikan terima kasih atas perjuangan para huffazh, qurra, dan pengasuh pesantren. Ia juga menyampaikan kondisi keuangan pemerintah sekarang ini yang belum memungkinkan mensupport penuh kegiatan para huffazh.

Mewakili pimpinan wilayah, Sekretaris Umum JQH NU Jawa Tengah Dr. H. Andi P. Amir menyampaikan penghargaan kepada segenap pimpinan PC JQH NU Wonogiri masa khidmah 2020-2026 dan mengapresiasi penyelenggaraan konfercab. Andi mengingatkan tujuan JQH NU sebagaimana tercantum dalam peraturan dasar organisasi yaitu menjaga kesucian dan keagungan al Quran, mengingkatkan pengajaran al Quran, dan mempersatukan para qurra dan huffazh.

Andi juga mengingatkan bahwa konfercab sendiri memiliki posisi penting sebagaimana peraturan rumah tangga organisasi yakni mengevaluasi program kerja kepemimpinan sebelumnya, menyusun program kerja baru ke depan, menyusun rekomendasi baik internal dan eksternal, serta memilih kepemimpinan baru. Oleh karenanya, Andi berpesan untuk terus menguatkan perjuangan al Quran, menguatkan kolaborasi baik dengan pemerintah daerah, LPTQ, dan dinas terkait maupun kolaborasi dengan organisasi dakwah al Quran lain, serta mengajak pengurus dan anggota aktif berjihad al Quran di media digital.

 

Hal itu penting dilakukan agar dunia digital tidak dipenuhi konten negatif maupun konten dakwah dari orang yang tidak memiliki otoritas keagamanan terpercaya. Para Kiai dan Nyai pesantren di JQH NU memiliki modal keilmuan dan sanad kuat sehingga kiprahnya sangat dibutuhkan. Oleh karena itu, PC JQH NU Wonogiri diajak untuk melibatkan kader muda untuk bisa mengisi Bidang Penelitian, Pengembangan, dan Teknologi Informasi.

 

Setelah laporan pertanggungjawaban kepemimpinan lama diterima muktamirin, kepengurusan lama didemisionerkan oleh pimpinan wilayah, dan sidang kemudian menetapkan anggota tim ahlul hali wal aqdi (AHWA). Sembilan Kiai Pengasuh Pesantren yang terpilih sebagai Tim Ahlul Halli wal Aqdi akhirnya memilih KH Syaifudin Arifin Alhafizh sebagai Rois Majlis ‘Ilmi dan KH KHolid Mawardi Alhafizh sebagai Ketua Dewan Organisasi. Selanjutnya bersama Tim Ahwa dan pengurus lainnya, keduanya akan segera melengkapi susunan kepengurusan dan mengajukan penerbitan surat keputusan. Dalam sambutannya Ketua terpilih menyampaikan ajakan untuk bersama-sama  menguatkan JQH NU di Wonogiri, melengkapi kepengurusan dan menyusun program kerja sebaik- baiknya.

Sejumlah pengurus dan anggota dari beberapa kecamatan menyatakan siap dan keinginan untuk segera dibentuk pimpinan di tingkat anak cabang/ kecamatan. Karenanya, pimpinan wilayah dan cabang menyambut baik dan mengajak untuk segera diadakan musyawarah pembentukan PAC. Konfercab diamankan oleh satuan banser Jatisrono dan ditutup oleh pimpinan wilayah.




 

Share This

Comments