Menyambut bulan kemerdekaan, para Hafizh- hafizhah dan Qori-qoriah se Jawa Tengah akan berkumpul dalam kegiatan ‘Khataman Akbar dan Haul Syuhada Kemerdekaan Republik Indonesia’ pada hari Sabtu Pahing 3 Agustus 2024 di Pondok Pesantren Darussalam Gebugan Bergas-Ungaran Kabupaten Semarang. Kegiatan massal ini diselenggarakan oleh Pimpinan Wilayah Jam’iyyatul Qurra’ Wal Huffazh (JQH) Nahdlatul Ulama (NU) Provinsi Jawa Tengah. Pesantren Darussalam yang diasuh KH Murodi-Nyai Hj. Nur Muawanah ini terpilih seiring terus berkembang jumlah santri dan fasilitas pendidikannya serta memiliki kajian keagamaan klasikal kitab kuning, takhassus tahfizh, dan pendidikan umum mulai jenjang SD, SMP, hingga menengah kejuruan (SMK) kesehatan dan teknologi informasi.
Ketua PW JQH NU Jateng Dr. KH Ali Imron, SAg, MAg dalam rapat akhir persiapan di lokasi acara (27/7) menyatakan bahwa kegiatan ini dimaksudkan untuk mendoakan keselamatan bangsa sekaligus sebagai rasa terima kasih kepada para pahlawan kusuma bangsa. Kegiatan ini memang menjadi bagian ikhtiar batin para hafizh dan qori dalam mendoakan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) agar tenteram dan damai utamanya menjelang pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024. Bacaan al Quran dan doa yang dipanjatkan diharapkan menjadi wasilah penyejuk serta ekspresi harapan agar negara semakin maju, makmur, sejahtera dan nyaman. Selain itu, kegiatan Khataman Akbar juga akan menjadi media silaturrahim rutin ribuan hafizh dan qori Jateng.
Doakan Kafilah MTQ Jateng
Sekretaris PW JQH NU Jateng Dr. H. Andi Purwono, MSi mengatakan bahwa secara khusus peserta Khataman Akbar akan mendoakan Kafilah Jawa Tengah agar sukses meraih prestasi maksimal dalam Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional tahun 2024. Banyak pengurus dan kader JQH NU yang sejak lama terlibat aktif berkontribusi dalam pembinaan MTQ. Sebagian dari mereka berperan sebagai peserta, pelatih/ pembina, hingga hakim berbagai cabang lomba yang dimusabaqahkan dalam MTQ seperti tilawah, tahfizh, kaligrafi, tafsir, syarhil, fahmil, hingga karya tulis ilmiah al Quran.
Rangkaian kegiatan Khataman Akbar sendiri telah dimulai sejak hari Lahir Pancasila 1 Juni dengan pembacaan al Quran dan akan berakhir pada 1 Agustus 2024 oleh para Hafizh dan Qori se- Jateng. Setiap Kabupaten/ Kota membaca al Quran hingga khatam sebanyak 115 kali dengan target total minimal 3500 khataman. Kegiatan akan dipungkasi dengan khataman bersama 1 kali dan doa puncak pada 3 Agustus.
Pada puncak acara, para hafizh dan qori juga akan mendapat pengarahan Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Jawa Tengah serta Ketua Umum Pimpinan Pusat JQH NU KH Drs. Saifullah Maksum, SQ, MSi alHafizh. Selain itu mantan Ketua Umum PBNU Prof. Dr. KH Said Aqil Siraj, MA juga dipastikan hadir memberikan taushiah. Diharapkan KH Ulil Albab Arwani alHafizh selaku penasehat dan sesepuh JQH NU Jateng berkenan hadir memimpin doa akhir.
Hingga Sabtu (7/7) 3000 lebih peserta utusan dari 35 Pimpinan Cabang JQH NU Kabupaten/ Kota se- Jateng telah memastikan kehadiran. Mereka akan mulai berdatangan pada Jumat malam 2 Agustus dengan berbagai bus dan mobil secara rombongan. Kabupaten Kendal diprediksi akan menjadi penyumbang peserta terbanyak lebih dari 300 hafizh dan qori.
Panitia wilayah dan lokal telah menyiapkan kantong- kantong parkir serta lokasi transit yang memadai di sekitar Ponpes Darussalam. Dengan bantuan Ansor, Banser, Fatayat hingga kordinasi dengan aparat keamanan terkait di kabupaten Semarang. Ketua Panitia Dr. KH Khoironi, MAg alHafizh menyatakan siap menyambut para tamu serta mengucapkan terima kasih kepada berbagai pihak yang telah membantu persiapan acara seperti LPTQ Jateng hingga Baznas dan Muslimat Kabupaten Semarang.